Senin, 17 Oktober 2011

Menu Dessert Sehat Untuk Kesehatan

Artkel Kesehatan - Dessert atau makanan penutup adalah menu yang biasa kita makan setelah makanan utama. Namun dessert adalah menu yang identik dengan rasa yang manis. Oleh karena banyak orang yang menhindari menu dessert yang manis setelah makan, terutama setelah makan malam karena dapat meningkatkan berat badan atau bertambah gemuk atau bagi orang penderita penyakit seperti diabetes atau obesitas. selain k onsumsi gula yang berlebihan juga tidak baik terhadap kesehatan.

Menu dessert dapat tetap kita konsumsi dengan pemilihan menu sehat tetapi tetap enak sebagai pilihan menu setelah makan malam.

Berikut ini tips kesehatan untuk menu dessert sehat.

1. Coba menu dessert buah, seperti salad buah yang pasti lebih sehat dan bernutrisi.

2. Ganti gula yang digunakan dengan gula rendah kalori yang kini sudah banyak dipasaran.

3. Kurangi kadar gula pada makanan dessert anda, bila makanan kurang manis, dapat ditambahkan sirup maple, madu, kayu manis, kurma, dan kismis di dalam hidangan penutup kurang manis. Jika kurang asin, tambahkan sedikit keju.

4. Jika makanan terlalu manis, anda dapat menambahkan jus lemon, yoghurt atau bubuk kopi.

5. Pilihlah minuman rendah gula seperti jus buah segar ( tanpa gula ), jus lemon, minuman jahe, yoghurt.

6. Tempatkan makanan pada suhu yang tepat dan aman. Jangan meninggalkan makanan terkena suhu yang berlebihan selama lebih dari dua jam.

7. Kurangi porsi dessert dan jangan berlebihan.

Dengan pilihan menu dessert yang sehat kita dapat tetap menikmatinya. Siapa bilang makanan manis tidak dapat dikonsumsi bagi orang berpenyakit seperti diabetes da bagi mereka yang takut gemuk. semua dapat dinikmati, selama dalam porsi yang tepat dan tidak berlebihan. -db-

Jumat, 14 Oktober 2011

Atasi Kulit Berminyak Dengan Alami

Kulit berminyak membuat penampilan kurang maksimal. Ada banyak produk perawatan kecantikan yang ditawarkan, namun Anda juga bisa membuat masker yang alami.

Resep alami kecantikan wajib Anda coba. Selain hemat biaya, bahan alaminya membuat wajah Anda tidak terkontaminasi dengan bahan pengawet. Yuk intip tips membuat resep alami untuk perawatan wajah berminyak.

Masker Strawberry dan Lemon

yang diperlukan:
1 sendok makan jus lemon
2 sendok makan madu
2 putih telur
4 tetes minyak jojoba
1 cangkir strawberry tumbuk

Campurkan seluruh bahan di atas dan oleskan pada wajah Anda selama 10 menit. Pastikan semua bahan yang ada masih segar.

Plain Yogurt
Plain yogurt sangat bermanfaat untuk kulit berminyak. Bahan alami ini dapat digunakan untuk pelembab, pembersih dan masker wajah. Caranya juga cukup mudah, oleskan plain yogurt ke wajah Anda. Biarkan selama 20 menit, kemudian bilaslah dengan air hangat. Lakukan masker ini setiap hari untuk hasil yang maksimal.


Tea Tree oil dan garam laut
Untuk resep alami ini, yang Anda butuhkan hanya beberapa garam laut kasar dan 10 tetes tea tree oil. Caranya mudah, campurkan kedua bahan tersebut, kemudian oleskan pada wajah dengan gerakan melingkar. Garam laut dapat mengelupaskan kulit kering dan tea tree oil dapat membersihkan kulit dan mengeringkan daerah wajah yang berminyak.

Kamis, 13 Oktober 2011

Bahaya di Balik Sehatnya Sayuran dan Buah

Buah dan sayur merupakan sumber vitamin dan mineral yang selalu disarankan ada dalam menu sehari-hari. Namun, di balik manfaatnya untuk kesehatan, sejumlah sayur dan buah berpotensi menjadi racun yang membahayakan kesehatan tubuh.

Profesor Ahmad Sulaeman, pakar keamanan pangan dan gizi dari Institut Pertanian Bogor, mengatakan, potensi itu tak lepas dari cemaran bahan kimia pertanian, seperti pestisida, melebihi ambang batas kewajaran.

Ia menyebut dua jenis pestisida yang biasa mencemari produk pangan segar. Pertama, yang sifatnya sistemik atau telah menyebar ke seluruh bagian sayur dan buah. Kedua, yang hanya mencemari permukaan bahan pangan sehingga masih bisa diatasi dengan cara mencuci atau menghilangkan kulitnya.

"Kalau sistemik sulit dihilangkan," ujar pria yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Asosiasi Masyarakat Peduli Keamanan Pangan itu, dalam acara Nutritalk Sari Husada 'Pemenuhan Kebutuhan Gizi Mikro, Tantangan Terbesar Anak Masa Kini', Jakarta, Kamis, 13 Oktober 2011.

Ia menyebut bahan makanan segar yang paling beresiko tinggi mengandung residu pestisida adalah apel, pir, peach, anggur, buncis, tomat, stroberi, bayam, cabe, melon, selada dan berbagai jus. Buah dan sayuran segar berkulit lembut cenderung mengandung residu lebih banyak daripada buah dan sayuran berkulit tebal atau bercangkang.

"Tapi waspada juga buah berkulit seperti kelengkeng, jangan biasakan menggigit kulitnya untuk membuka, karena kecenderungan kelengkeng tak dicuci padahal kulit potensial menyimpan residu pestisida," katanya.

Paparan pestisida dalam tubuh manusia bisa memicu beragam masalah kesehatan jangka panjang seperti gangguan memori, leukimia, gangguan motorik, dan keguguran. Pestisida golongan antiandrogenik bahkan dapat memicu demaskulinisasi yang mengacaukan hormon pria. Pria yang mengalami kondisi ini akan cenderung menjadi feminin dan dapat mengalami pengecilan alat kelamin dalam jangka panjang.

Berdasar data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tahun 2010, cemaran bahan kimia menempati urutan ketiga sebagai agen penyebab keracunan pangan yakni sebesar 19,13. Urutan pertama ditempati mikrobiologi.
Buah dan sayur merupakan sumber vitamin dan mineral yang selalu disarankan ada dalam menu sehari-hari. Namun, di balik manfaatnya, sejumlah sayur dan buah berpotensi menjadi racun yang membahayakan tubuh.

Profesor Ahmad Sulaeman, pakar keamanan pangan dan gizi dari Institut Pertanian Bogor, mengatakan, potensi itu tak lepas dari cemaran bahan kimia pertanian, seperti pestisida, melebihi ambang batas kewajaran.

Ia menyebut dua jenis pestisida yang biasa mencemari produk pangan segar. Pertama, yang sifatnya sistemik atau telah menyebar ke seluruh bagian sayur dan buah. Kedua, yang hanya mencemari permukaan bahan pangan sehingga masih bisa diatasi dengan cara mencuci atau menghilangkan kulitnya.

"Kalau sistemik sulit dihilangkan," ujar pria yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Asosiasi Masyarakat Peduli Keamanan Pangan itu, dalam acara Nutritalk Sari Husada 'Pemenuhan Kebutuhan Gizi Mikro, Tantangan Terbesar Anak Masa Kini', Jakarta, Kamis, 13 Oktober 2011.

Ia menyebut bahan makanan segar yang paling beresiko tinggi mengandung residu pestisida adalah apel, pir, peach, anggur, buncis, tomat, stroberi, bayam, cabe, melon, selada dan berbagai jus. Buah dan sayuran segar berkulit lembut cenderung mengandung residu lebih banyak daripada buah dan sayuran berkulit tebal atau bercangkang.

"Tapi waspada juga buah berkulit seperti kelengkeng, jangan biasakan menggigit kulitnya untuk membuka, karena kecenderungan kelengkeng tak dicuci padahal kulit potensial menyimpan residu pestisida," katanya.

Paparan pestisida dalam tubuh manusia bisa memicu beragam masalah kesehatan jangka panjang seperti gangguan memori, leukimia, gangguan motorik, dan keguguran. Pestisida golongan antiandrogenik bahkan dapat memicu demaskulinisasi yang mengacaukan hormon pria. Pria yang mengalami kondisi ini akan cenderung menjadi feminin dan dapat mengalami pengecilan alat kelamin dalam jangka panjang.

Berdasar data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tahun 2010, cemaran bahan kimia menempati urutan ketiga sebagai agen penyebab keracunan pangan yakni sebesar 19,13. Urutan pertama ditempati mikrobiologi.

Rabu, 12 Oktober 2011

Cerahkan Kulit dengan Masker Mayonaise


Siapa yang tak mendambakan kulit wajah cantik cerah, halus dan bebas keriput. Untuk mendapatkannya tak jarang Anda harus mengeluarkan uang yang cukup banyak. Cobalah berhemat dengan mayonaise dari kulkas Anda.

Bagi yang ingin berhemat, ada tips kecantikan yang bisa membuat kulit cantik Anda sehat. Bahan-bahannya sudah tersedia di kulkas Anda. Ini dia!

Bahan yang Anda perlu siapkan adalah mayonaise, madu murni dan perasan lemon. Cara membuatnya pun mudah.

1. Tempatkan dua sendok makan mayonaise dalam mangkuk kecil. Jika kulit wajah Anda termasuk kering, maka mayonaise adalah perawatan kulit terbaik yang ada di dalam kulkas Anda. Masker mayonaise akan membantu pengelupasan sel kulit mati sehingga kulit akan terlihat sehat bersinar.

2. Tambahkan 1/2 sendok makan madu murni ke dalam mayonaise. Madu sudah dipercaya selama berabad-abad sebagai produk perawatan kecantikan dan kesehatan. Madu memiliki kandungan anti bakteri yang lembut membersihkan danmelembabkan kulit.

3. Peras lemon kira-kira 1 sendok makan dan aduklah bersama mayonaise dan madu. Lemon adalah campuran yang sempurna pada masker Anda karena kandungan asam alaminya membantu menghilangkan jerawat tanpa membuat kulit kering. Lemon juga dipercaya sebagai kandungan perawatan sempurna untuk kulit kombinasi (kering sekaligus berminyak), karena bisa memperkecil ukuran pori-pori pada kulit wajah Anda.

Setelah mayonaise, madu dan lemon diaduk dengan rata, sapukanlah pada kulit wajah Anda. Diamkan sekitar 20-35 menit, lalu basuhlah wajah Anda dengan air hangat.

Selasa, 11 Oktober 2011

Faktor Penyebab Sakit Kepala

Tips Kesehatan - Sakit kepala merupakan gangguan kesehatan yang sangat menggangu dan menyakitkan. Hal tersebut dapat tiba-tiba terjadi dengan banyak penyebab. Kebanyak dari kita tidak mengetahui apa penyebab dari gangguan kesehatan ini atau bahkan sakit terjadi karena kegiatan yang sering lakukan sendiri.

berikut ini artikel kesehatan penyebab sakit kepala.

1. Stres
Stres adalah salah satu penyebab paling umum sakit kepala. Cara terbaik untuk mengurangi sakit kepala yang disebabkan oleh stres adalah untuk istirahatkan saraf Anda dan jaga tingkat stres Anda.

2. makanan
kebiasaan makan makanan yang buruk dapat mempengaruhi kesehatan anda. makanan tidak sehat seperti cemilan, olahan daging, cokelat dan makanan yang mengandung kolesterol dapat meningkatkan potensi untuk sakit kepala. Cobalah makanan sehat seperti sayuran dan buah dan minum banyak air dapat memnbantu mencegah sakit kepala.

3. Ketegangan mata
terlalu memporsir mata dalam jangka waktu lama dapat berdampak pada syaraf anda yang dapat memicu sakit kepala. apabila anda bekerja didepan komputer, coba gunakan layar anti silau atau anda dapat gunakan kacamata yang dilapisi anti-silau.

4. Kurang tidur
Kurang tidur daqpat menyebabkan sakit kepala. Tubuh normalnya membutuhkan 7-8 jam tidur.

5. Terlalu banyak tidur
kurang tidur dapat menyebabkan sakit kepala, begitu pula kelebihan tidur.

6. Duduk
Mungkin hal ini kurang dipercaya, tapi duduk terlalu lama dapat menyebabkan sakit kepala. Usahakan berdiri 10 menit setiap jam anda duduk, hal ini dapat melemaskan otot-otot yang tegang selama anda duduk.

7. Asap rokok
Hal ini sangat mempengaruhi terutama bagi perokok pasif. Mungkin tanpa disadari hal ini sangat mempengaruhi bagi mereka perokok pasif sehingga dapat menyebabkan sakit kepala.

8. Suara bising
Suara bising dapat memicu sakit kepala, bahkan jika anda berada dilingkungan bising pun dapat mennyebabkan hal tersebut.

9. Alkohol
Mungkin banyak yang yang setuju sakit kepala disebabkan oleh mabuk ( efek alkohol ).

10. Efek samping obat
sakit kepala adalah efek samping umum dari obat. Bila anda membutuhkan obat, upayakan yang tidak memiliki efek samping.

Ternyata sakit kepala yang sering kita alami banyak yang merupakan hasil dari kebiasaan buruk kita sendiri. Mulailah pola hidup sehat, olahraga teratur, makanan yang bergizi dapat menghindarkan kita dari sakit kepala dan gangguan kesehatan lainnya. -db-

Senin, 10 Oktober 2011

Tips Facial di Rumah untuk Remaja

Perawatan kecantikan untuk wajah atau facial di salon selalu identik dengan wanita dewasa hingga paruh baya. Umumnya mereka melakukan facial demi mempertahankan penampilan awet muda.

Tapi kini, remaja telah akrab dengan perawatan kecantikan, termasuk facial. Sebagian mereka mengaku terinspirasi menjadi cantik karena penampilan memukau para selebriti Hollywood.

Seperti dikutip laman Times of India, Dokter Kulit Kosmetik, Dr Abhijit Desai, mengatakan, "Kesadaran dasar ingin terlihat lebih cantik dan memiliki kepribadian sempurna telah meningkat. Akibatnya, remaja sekarang lebih memilih melakukan perawatan wajah," ucapnya.
Selain itu, lingkungan yang kompetitif dalam karir dan pekerjaan mereka membuat wanita muda merasa perlu menggunakan teknologi terbaru untuk meningkatkan estetika penampilan mereka.

Para ahli lainnya juga mengatakan bahwa facial dan metode perawatan wajah lainnya adalah metode yang memberikan bantuan sementara dari serangan masalah kulit seperti kulit kering, gatal-gatal, penuaan dini, pigmentasi, dan lainnya.

Dr Shreepad Khedekar, ahli perawatan kulit homeopati, percaya bahwa facial baik untuk merawat kulit Anda. Namun, ia memperingatkan bahwa facial harus dilakukan secara rutin.

"Produk perawatan kecantikan berbasis mentol dihindari karena tidak baik untuk kulit dan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh."
Menurut Dr Khedekar, "Yang terbaik adalah menggunakan metode facial alami seperti buah-buahan, karena mengandung semua vitamin esensial yang diperlukan kulit dan mampu merevitalisasi tanpa khawatir aditif kimia keras yang dapat mempengaruhi keseimbangan kulit. "

Dermatologis Dr Chetna Ramchandani mengungkap, facial termasuk pijat yang bisa memberikan rasa relaks. Namun dia mengatakan bahwa facial menggunakan krim yang belum tentu membantu menyehatkan kulit, apalagi beberapa produk facial dapat menimbulkan masalah kulit seperti jerawat dan lainnya, terutama di kalangan remaja.

Ia mengingatkan agar memperhatikan produk facial yang digunakan, terutama bagi pemilik kulit sensitif karena bisa menimbulkan infeksi.

Bagi Anda para remaja, akan lebih baik melakukan perawatan wajah secara sederhana di rumah. Berikut tipsnya:

1. Membersihkan wajah secara menyeluruh dengan pembersih wajah yang ringan dengan air.
2. Uapi wajah dan hapus minyak dari kulit dengan membasahi bola kapas dengan pelembab dan menyeka dengan lembut ke seluruh wajah.
3. Gunakan masker wajah, untuk melembutkan kulit dan meminimalkan garis-garis halus.
4. Lakukan diet sehat
5. Minum air setidaknya 1,5 liter untuk menjaga tubuh dan kulit tetap terhidrasi.
6. Minum teh hijau. Karena mengandung antioksidan kuat yang akan menghancurkan radikal bebas.
7. Selalu memakai tabir surya dengan SPF tinggi setiap hari, bahkan saat berada di dalam ruangan.

Jumat, 07 Oktober 2011

Tips Melacak Bakteri Dalam Air Isi Ulang

Artikel Kesehatan - Jika Anda termasuk pelanggan air minum isi ulang, cobalah teliti sebelum mengisi. Masalahnya, sejumlah depo air minum isi ulang di Jakarta dan sekitarnya diduga tercemar bakteri E. Coli yang berbahaya untuk kesehatan tubuh. Wah, itu berarti bisa membahayakan kesehatan.

Nuri Andarwulan, Pengajar Ilmu dan Teknologi Pangan, IPB, memberikan tipsnya agar Anda tetap aman mengonsumsi air minum isi ulang.

Apakah air minum isi ulang bisa langsung diminum?
Pada prinsipnya, air minum isi ulang yang banyak dijual itu layak dikonsumsi. Tapi, yang aman diminum adalah yang kualitasnya sudah diperiksa oleh Dinas Kesehatan Kabupaten atau Kotamadya Setempat.
Intinya, air yang layak diminum harus melewati 3 persyaratan kelaikan, yaitu dari segi fisik, kimia, dan mikrobiologi. Jika standar tersebut sudah terpenuhi, depo tersebut akan diberikan sertifikat izin dari Dinas Kesehatan tersebut.

Nah, agar tidak ragu, sebaiknya minta diperlihatkan sertifikat tersebut sebelum membelinya. Perhatikan juga masa waktu berlakunya, karena izin ini tidak berlaku selamanya. Tiap 6-12 bulan depo harus memeriksakan produknya.

Bisakah air minum mengandung bakteri dapat dilihat secara kasat mata?
Tidak bisa. Untuk mengetahui apakah ada bakteri dalam air minum memang harus diteliti di laboratorium. Tapi, Anda bisa mendeteksi secara fisik apakah air layak diminum. Dari segi fisik, air minum tak boleh memiliki bau, rasa, dan warna (harus jernih).

Melalui tes laboratorium dapat diteliti dari segi kimia. Air minum harus bebas dari kandungan zat kimia berbahaya, seperti logam berat (air raksa atau merkuri (Hg), timbal (Pb) dan Au) aluminium, besi, serta klorida.

Sedangkan, dari segi mikrobiologi, air minum tidak boleh mengandung bakteri-bakteri patogen (bersifat racun sehingga dapat menimbulkan penyakit). Bakteri yang tergolong patogen adalah E.coli, Salmonella typhii, dan sejenisnya. Karena telah mendapatkan proses sterilisasi, harusnya AMIU dapat langsung dikonsumsi.

Apa bahayanya mengonsumsi air minum yang telah terkontaminasi bakteri E. coli?
Kehadiran bakteri coliform (E.coli tergolong jenis bakteri ini) yang banyak ditemui di kotoran manusia dan hewan menunjukkan kualitas sanitasi yang rendah dalam proses pengadaan air.

Makin tinggi tingkat kontaminasi bakteri coliform, makin tinggi pula risiko kehadiran bakteri patogen, seperti bakteri Shigella (penyebab muntaber), S. typhii (penyebab tifus), kolera, dan disentri.

Oleh karena itu, air minum harus bebas dari semua jenis bakteri coliform dan bakteri lain yang bersifat patogen yang dapat menyebabkan diare, diare berdarah, kram perut, dan rasa mual.

Jadi, bagaimana agar tetap aman mengonsumsi air minum isi ulang?
Perhatikan sanitasi botol kemasan. Berikut langkah-langkahnya:
- Cuci botol kemasan dengan sabun pembersih alat dapur yang tidak beraroma. Tujuannya agar tidak mempengaruhi rasa air yang akan diisi nanti.

- Setelah bersih dari air sabun, bilas botol dengan air panas (suhu 80 derajat Celcius).

- Lalu, tutup botol dengan rapat dengan plastik bersih. Buka tutup tersebut, tepat sebelum botol diisi air minum isi ulang, sehingga debu tidak mudah masuk.

Selain itu, lakukan usaha-usaha desinfeksi sendiri di rumah, misalnya rebus air minum isi ulang tersebut di atas api hingga mendidih selama minimum 2 menit.
◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Best Patner

Copyright © 2012. tips kecantikan - All Rights Reserved B-Seo Versi 3 by Blog Bamz